Martes 21 de Noviembre de 2017
El portal de la papa en Argentina
0%Variación precio
puestos MCBA
  • Intervalos nubososBalcarceBuenos Aires, Argentina
    - 17°
  • DespejadoVilla DoloresCórdoba, Argentina
    14° - 29°
  • Intervalos nubososRosarioSanta Fe, Argentina
    14° - 24°
  • DespejadoEstacion UspallataMendoza, Argentina
    - 24°
  • DespejadoCandelariaSan Luis, Argentina
    16° - 32°
  • Cielos NubososChoele ChoelRío Negro, Argentina
    10° - 24°
  • Cielos nubosos con lluvia débilSan Miguel de Tuc.Tucumán, Argentina
    20° - 26°
Ampliar
 Buscador de Noticias
Asia 14/11/2017

Indonesia: Rekayasa Kentang Hasilkan Vitamin Berlimpah

Satu porsi kentang hasil rekayasa mampu menyediakan 42 persen asupan vitamin A per hari. Sebuah uji eksperimental terhadap “Golden potato” atau kentang “emas” terbukti menyimpan kekuatan.

Foto : ISTIMEWA Ilmuwan tanaman berhasil mengembangkan tanaman untuk mendapatkan nutrisi yang baik, antara lain dengan teknik metabolik.

Manfaat yang ditemukan adalah untuk mencegah sejumlah penyakit dan kematian di negara-negara berkembang, terutama penduduknya yang sangat bergantung pada makanan bertepung sebagai bahan makanan.

Dari hasil penelitian terbaru yang dilakukan oleh para ilmuwan di The Ohio State University, menunjukkan bahwa seporsi kentang rekayasa “kuning-oranye” ini memiliki potensi besar untuk mencukupi asupan kebutuhan vitamin A dan E pada anak-anak. Satu porsi kentang ini setidaknya menyediakan 42 persen asupan vitamin A per hari, ini sesuai yang disarankan pada anak.

Kentang emas ini juga menyediakan sekitar 34 persen asupan vitamin E yang dibutuhkan anak-anak. Para peneliti menyimpulkan bahwa perempuan pada usia subur bisa mendapatkan 15 persen vitamin A yang disarankan. Dan 17 persen vitamin E yang direkomendasikan dari sekitar 5,3 ons (150 gram) kentang ini. Studi tersebut dimuat dalam jurnal PLOS ONE.

Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat, kentang merupakan tanaman bahan pangan keempat yang paling banyak dikonsumsi oleh manusia setelah padi, gandum dan jagung. Kentang juga merupakan makanan pokok di beberapa negara di Asia, Afrika dan Amerika Selatan di mana ada insidensi vitamin A dan vitamin E yang tinggi.

“Lebih dari 800.000 orang bergantung pada kentang sebagai sumber energi utama mereka dan banyak dari individu ini tidak mengkonsumsi cukup banyak nutrisinutrisi penting ini,” kata Mark Failla, penulis studi yang juga profesor emeritus nutrisi di Ohio State. “Golden Potato ini mengandung lebih banyak vitamin A dan vitamin E daripada kentang putih.

Dan hal tersebut bisa membuat perbedaan yang signifikan pada populasi tertentu di mana mereka kekurangan keduanya (Vitamin A dan E,Red), maka akan rentan dengan penyakit terkait yang umum terjadi,” kata Failla, yang juga anggota Ohio State’s Foods for Health. Vitamin A sangat penting untuk penglihatan, imunitas, perkembangan organ, pertumbuhan dan kesehatan reproduksi.

Kekurangan vitamin A sendiri merupakan penyebab utama kasus kebutaan pada anak-anak yang seharusnya dapat dicegah. Vitamin E melindungi terhadap stres oksidatif dan pembengkakan serta kondisi-kondisi yang terkait dengan kerusakan pada saraf, otot, penglihatan dan sistem kekebalan tubuh.

Di lab Failla, peneliti membuat sistem pencernaan yang disimulasikan termasuk sebuah mulut “rekayasa”, peruta, dan usus halus untuk menentukan seberapa besar provitamin A dan vitamin E dapat diserap oleh seseorang yang makan kentang emas hasil rekayasa ini. Provitamin Karotenoid diubah oleh enzim menjadi vitamin A yang dapat digunakan tubuh.

Karotenoid adalah pigmen larut lemak yang memberikan warna kuning, merah dan oranye pada buah dan sayuran.Mereka adalah nutrisi penting bagi hewan dan manusia. “Kami mengumpulkan kentang emas rebus dan menirukan kondisi organ pencernaan ini untuk menentukan berapa banyak nutrisi yang larut dalam lemak menjadi tersedia secara biologis,” Failla.

Masih menurut Failla, tujuan utama dari pekerjaan tersebut adalah untuk memeriksa ketersediaan provitamin A. Temuan kandungan tinggi dan ketersediaan vitamin E dalam kentang emas merupakan kejutan yang tak terduga dan menyenangkan. Dalam penelitian ini, kentang emas, yang belum tersedia secara komersial ini, direkayasa secara metabolisme di Italia oleh tim yang berkolaborasi dengan Failla.

Tambahan karotenoid dalam umbi menjadikannya makanan bergizi lebih bergizi dengan potensi meningkatkan kesehatan orangorang yang sangat bergantung pada konsumsi kentang. “Sementara ilmuwan tanaman telah berhasil mengembangkan tanaman lain untuk mendapatkan nutrisi, peningkatan kualitas nutrisi kentang emas hanya dimungkinkan dengan teknik metabolik - manipulasi gen tumbuhan di laboratorium,” kata Failla.

Sementara beberapa objek untuk jenis pekerjaan ini, tim peneliti menekankan bahwa kentang ini pada akhirnya dapat membantu mencegah kebutaan dan penyakit pada anak-anak dan bahkan kematian bayi, anak-anak dan ibu di negaranegara berkembang.

“Kita harus tetap berpikiran terbuka, mengingat bahwa kebutuhan nutrisi berbeda di berbagai negara dan bahwa tujuan akhir kita adalah untuk menyediakan makanan yang aman dan bergizi kepada 9 miliar orang di seluruh dunia,” kata rekan penulis, Giovanni Giuliano dari Badan Nasional Italia untuk Teknologi baru, Energi dan Pembangunan Berkelanjutan di Pusat Penelitian Casaccia di Roma.

Failla mengatakan “kelaparan tersembunyi” merupakan kekurangan gizi mikro yang telah menjadi masalah selama puluhan tahun di banyak negara berkembang karena tanaman yang menjadi makanan pokok dibiakkan hanya untuk menghasilkan panen yang tinggi dan ketahanan hama daripada kualitas gizi.

“Kentang emas ini akan menjadi cara untuk menyediakan makanan bergizi lebih banyak dimana orang bisa makan berkali-kali dalam seminggu, atau bahkan beberapa kali dalam sehari,” kata Giuliano.

Fuente: http://www.koran-jakarta.com/rekayasa-kentang-hasilkan-vitamin-berlimpah/


Te puede interesar